Waspada! Ini 7 Komponen AC yang Sering Rusak

komponen ac rusak

AC menjadi kebutuhan elektronik rumah yang sangat memudahkan Anda disaat musim kemarau datang. Ruangan bisa jadi lebih dingin dan terasa sejuk, sehingga Anda dan keluarga tidak akan merasa gerah. AC bekerja mendinginkan ruangan dibantu oleh banyak komponen di dalamnya. Seiring berjalannya waktu dengan tingginya frekuensi pemakaian, komponen di dalam mesin AC bisa rusak.

Mungkin, Anda akan mulai merasakan adanya perbedaan pada kinerja AC. Inilah yang menjadi pertanda adanya kerusakan pada komponen dalam AC, sehingga akan berpengaruh pada fungsi AC.

7 Komponen AC yang Rawan Rusak

Setiap mesin elektronik memiliki seperangkat bagian yang akan bekerjasama untuk membuatnya bekerja dan beroperasi sebagaimana mestinya. Namun, terkadang apabila ada suatu bagian yang rusak akan mengganggu fungsi bagian lainnya.

Filter Udara

Filter udara merupakan bagian yang memantulkan gerakan apapun. Bagian ini berfungsi menyaring udara yang ada di ruangan sehingga menjaganya tetap bersih. Apabila filter mengumpulkan lebih banyak debu dari biasanya, maka bisa jadi filter dapat berhenti berjalan dan rusak. Oleh karena itu, pastikan Anda rutin membersihkan filter udara pada AC agar udara yang dihasilkan berkualitas dan mesin AC beroperasi dengan baik.

Kapasitor

Bagian ini merupakan penyuplai daya utama yang membuat AC bisa bekerja dengan maksimal. Kapasitor berperan sebagai penyimpan dan pemasok energi yang mampu mengisi ulang daya seperti kerja baterai isi ulang. Apabila merasakan tanda-tanda kerusakan kapasitor, maka segera panggil jasa teknisi yang berpengalaman untuk menanganinya.

Mesin Kipas atau Fan Motor

Kompresor AC mungkin beristirahat disaat Anda merasa cukup dengan udara yang dihasilkan. Namun, kipas pada AC akan selalu bekerja. Pada waktu tertentu, bilah kipas dapat mengalami hambatan sehingga bagian engselnya perlu diberi minyak. Mesinnya pun dapat terbakar apabila penggunaannya berlebihan.

Kumparan Evaporator

Kumparan evaporator dapat menarik debu yang banyak, sehingga mengganggu fungsi normal AC. Apabila jarang diperhatikan, bagian ini akan lebih rentan terhadap korosi. Ini dapat menyebabkan pelepasan zat pendingin ke udara, sehingga merusaknya secara permanen. Masalah ini mungkin sulit terdeteksi oleh pemilik. Oleh karena itu, lakukan pengecekan unit AC secara berkala.

Kompresor

Bagian ini menjadi yang paling bekerja keras dan memiiki beban berat untuk mendinginkan ruangan. Kompresor dapat rusak dan tidak berfungsi apabila kumparan kotor, sehingga membuatnya bekerja pada suhu yang lebih tinggi. Jika saluran pendingin tersumbat dan kotor, maka akan terjadi peningkatan tekana internal sehingga memberikan beban ekstra pada sistem kompresor.

Saluran Pembuangan

Kebocoran pada saluran pembuangan berakibat pada berkurangan 40% energi AC. Ini akan menyebabkan saluran yang ada di luar harus diisolasi dengan baik dengan jenis tanah liat yang dapat dicat pada saluran ini.

Thermostat

Sebagai bagian terpenting AC, thermostast berfungsi mengukur suhu dan memandu mesin kapan harus hidup dan mati. Apabila thermostat rusak, akan berakibat adanya salah instruksi terhadap kerja unit AC.

Untuk mengantisipasi kerusakan pada 7 komponen AC di atas, Anda perlu menjadwalkan pengecekan dan perawatan pada AC. Diantaranya adalah membersihkan filter udara dan cuci AC. Selain itu, apabila unit AC Anda membutuhkan penggantian komponen, segera panggil teknisi yang berpengalaman.

Anda bisa mendapatkan layanan service AC yang lengkap di aplikasi Sejasa atau website sejasa.com. Ada garansi hingga 30 hari dan 60 hari dengan layanan full protection. Pemesanan instan dan harga terstandarisasi. Pesan sekarang.

komponen ac rusak
Share This Article!

Leave a Comment

Your email address will not be published.