Biaya Renovasi Rumah 2 Lantai

Menghitung Estimasi Biaya Renovasi Rumah 2 Lantai

Di masa sekarang ini, terutama di pulau Jawa, ketersediaan lahan kosong sudah semakin sedikit dan sempit. Karena itu, jika menginginkan rumah dengan ukuran yang besar, kebanyakan orang akan memilih menambah tingkat di rumahnya, karena biaya renovasi rumah 2 lantai akan lebih murah dari pada biaya memperluas rumah karena harus membeli tanah tambahan.

Biaya Renovasi rumah 1 Lantai Menjadi 2 Lantai

Agar proses renovasi rumah Anda lebih efektif, sebaiknya Anda memilih sistem pembayaran borongan penuh. Dengan sistem ini, Anda bisa membayar biaya renovasi berdasarkan ukuran rumah per meternya, dan harga yang diberikan sudah termasuk biaya material dan jasa. Artinya, Anda tidak perlu lagi repot-repot membeli sendiri material bangunan. Agar lebih jelas, berikut kami sajikan estimasi biaya renovasi rumah 2 lantai berdasarkan type rumah.

Biaya Renovasi Rumah Type 36

Biaya Renovasi Rumah 2 Lantai
(Sumber: pinterest.co.uk)

Jika hanya satu lantai, rumah type 36 hanya cukup untuk ruang keluarga, dua kamar tidur, satu kamar mandi, serta dapur. Tidak ada lagi tempat untuk ruang tambahan. Karena itu, menambah lantai 2 adalah solusi terbaik untuk ukuran tanah yang terbatas. Misalnya tanah Anda berukuran 60 meter persegi dan bangunan yang ingin direnovasi berukuran 36 meter persegi. Maka biaya per meternya dikalikan 36. Jika Anda memilih sistem pembayaran borongan penuh, biaya per meternya mulai dari Rp. 2.500.000 hingga Rp 4.000.000.

Untuk merenovasi rumah seperti gambar di atas, Anda dapat memilih material dengan kualitas premium. Contoh untuk material premium ini adalah, lantai dengan finishing granite tile 60×60, cat interior berkualitas tinggi, contohnya Dulux atau Mowilex. Untuk cat eksteriornya menggunakan cat khusus eksterior bermutu tinggi, yaitu Dulux Weathershield. Kemudian untuk plafonnya akan dipilih plafon dari gypsum Jaya Board yang juga akan dicat menggunakan cat premium, dan untuk pintu serta jendela menggunakan kaca temperred yang berkualitas. Dengan kualitas material seperti ini dikenakan biaya sekitar Rp 4.000.000 per meter persegi. Jadi jika dikalikan, 36xRp 4.000.000 maka estimasi biaya renovasi rumah type 36 60 ini sekitar Rp 144.000.000.

Biaya Renovasi Rumah type 45

Biaya Renovasi Rumah 2 Lantai
(Sumber: godean.web.id)

Ukuran rumah type 45 tidak jauh berbeda dengan type 36, sehingga estimasi untuk biaya renovasi rumah 2 lantai untuk type ini pun tidak jauh berbeda dengan penghitungan di atas. Tapi untuk type ini, mari kita coba menghitung harga untuk merenovasi rumah dengan biaya murah. Anda bisa menekan biaya dengan memilih material dengan kualitas standar. Untuk kualitas standar, pilihan materialnya antara lain: cat interior dan eksterior menggunakan merek Max Catylac, keramik yang dipilih adalah merek Garuda atau Sandimas, serta untuk atap, menggunakan genteng dari merek lokal. Tapi meskipun menggunakan material dengan grade paling bawah, tentu saja semua material sudah sesuai dengan SNI. Untuk kualitas seperti ini, biaya yang diperlukan sekitar Rp 2.500.000 per meter persegi.

Jadi untuk biayanya, ukuran bangunan yang ingin direnovasi dikalikan dengan biaya per meternya, yaitu 45x Rp 2.500.000= Rp 112.500.000. Tidak masalah menggunakan material yang standard, asalkan Anda dapat memilih kontraktor yang mampu menjadikan tampilan rumah Anda tetap tampak menawan dengan biaya yang tidak terlalu mahal.

Itulah tadi estimasi untuk biaya renovasi rumah 2 lantai berdasarkan type rumah serta bahan material yang digunakan. Untuk mendapatkan kualitas yang premium, Anda memang harus merogoh kocek yang cukup dalam, tapi dengan kualitas standard pun, Anda bisa memiliki rumah seperti yang Anda impikan, asalkan Anda memilih kontraktor yang tepat, yaitu kontraktor yang profesional dan berpengalaman.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.