AC Tidak Dingin, Masalah Lain, dan Cara Mengatasinya

Memiliki pendingin ruangan atau AC seakan menjadi sebuah kebutuhan pemilik rumah, terutama bila tinggal di wilayah tropis. Penggunaan AC dalam jangka waktu cukup lama kadang mendatangkan masalah pada mesinnya. Mulai dari AC tidak dingin, bocor, dan berbagai kendala lainnya. Melalui artikel ini, Anda bisa mengetahui berbagai permasalahan AC, penyebab, sekaligus cara mengetahuinya.

Demi menstabilkan suhu ruangan dan menjaga kenyamanan penghuninya, AC sering dinyalakan hampir setiap hari dalam durasi cukup lama. Lama-kelamaan, penggunaan AC ini berdampak pada performa mesin. Jika tidak ditangani dengan benar, kualitas udara dan kinerja AC dapat memburuk. Berikut ini masalah yang sering terjadi pada AC dan penyebabnya. Anda pun dapat melakukan hal ini sendiri di rumah.

AC tidak dingin

Alasan mengapa orang banyak memesan jasa service AC, salah satunya adalah keluhan AC tidak sejuk. Hal yang dapat Anda lakukan adalah mengecek bagian thermostat. Suhu dan pengaturan pada thermostat harus sesuai serta pastikan bukan mode heat. Misalnya, suhu 25 derajat dengan mode cool maka udara dalam ruangan semestinya terasa cukup sejuk dan tidak pengap.

Kalau ini bukan sumber masalahnya, periksa filter AC. Filter AC mesti bersih dari debu. Kalau filternya kotor maka akan terjadi hal-hal seperti:

  • Aliran angin tidak lancar
  • Terbentuknya es pada garis freon
  • Evaporator coil membeku
  • AC bocor
  • Angin yang dihasilkan AC tidak sejuk
  • Kerusakan pada mesin
  • Tagihan listrik naik

Satu-satunya cara agar filter tidak tersumbat debu adalah dengan membersihkannya secara rutin. Jika diperlukan, ganti filter AC dengan yang baru. Apabila Anda tidak yakin untuk membersihkannya, segera hubungi jasa cuci AC dan teknisi AC akan melakukannya untuk Anda.

Periksa juga kipas dan motor kipas. Jika kipasnya terlalu mudah berputar, bisa jadi ada kendala pada tenaga listrik yang masuk ke motornya atau bisa disebabkan karena adanya kebocoran freon.

Ventilasi pun penting untuk diperiksa. Ventilasi harus tetap terbuka agar udara hangat dapat dikeluarkan serta tidak bercampur dengan udara dingin dari AC. Usia dan pemasangan unit AC menjadi faktor AC tidak kunjung dingin. Kinerja AC tidak akan efektif jika ditempatkan di ruangan yang tak sesuai. Misalnya, penggunaan AC 1/2 PK pada ruangan yang luasnya melebihi 10 m2.

AC bocor

Ada beberapa kondisi kebocoran AC yang kerap terjadi yaitu kebocoran yang terjadi di dalam ruangan, di luar ruangan, dan saat AC dimatikan.

AC bocor di luar ruangan

Pada cuaca yang panas, ada genangan di sekitar kompresor? Air yang menetes dari kompresor di bagian luar ruangan terbilang normal, selama air menetes saat AC sedang bekerja. Jika air menetes pada kondisi selain itu, hal yang dapat dilakukan adalah mencuci atau mengganti filter AC.

Jika tidak membaik, maka sebaiknya jadwalkan pengecekan dan servis dengan teknisi AC. Ada beberapa kemungkinan penyebabnya seperti freonnya kurang, ada sumbatan di pipa pembuangan, atau kerusakan di bagian penampungan.

AC bocor di dalam ruangan

Kebocoran AC dalam ruangan bisa jadi disebabkan oleh saluran pembuangan yang tersumbat, sehingga air yang seharusnya dikeluarkan malah kembali ke unit AC. Penyebab lainnya adalah evaporator yang kotor dan freonnya kurang mencukupi. Sebelum membersihkannya, pastikan AC dalam keadaan mati demi menghindari risiko kerusakan karena air tetesan tersebut. Anda dapat melakukan vakum untuk menyedot kotoran dan debu.

Jika penyebabnya adalah evaporator yang kotor, maka perlu adanya penanganan dari teknisi AC. Evaporator membutuhkan pembersihan yang ekstra dan menyeluruh dalam kondisi AC mati. Di sisi lain, freon perlu diisi ulang agar mesin bekerja lebih baik dalam mendinginkan ruangan.

Kalau cara itu tidak berhasil, ada kemungkinan alat penampungnya berkarat atau pompa kondensat rusak. Dengan demikian, Anda perlu memercayakannya pada teknisi AC untuk mengganti atau memperbaiki bagian ini.

AC bocor saat dimatikan

Hal ini dapat terjadi ketika jumlah freon tidak mencukupi atau filternya kotor. Sistem AC akan membeku ketika bekerja, lalu saat dalam keadaan mati esnya akan mencair. Ini yang menyebabkan air menetes dari unit AC. Yang dapat Anda lakukan yaitu mencuci filter AC.

Apabila tidak menemui titik terang, jangan nyalakan AC hingga penyebabnya diketahui jelas dan memperbaikinya. Seperti halnya AC bocor di luar ruangan, ini bisa diakibatkan oleh rusaknya penampungan AC atau ada penyumbatan.

AC tidak bisa dinyalakan

Masalah ini kerap terjadi pada unit AC, baik di bagian dalam saja, luar, atau keduanya. Perlu adanya pemeriksaan yang menyeluruh pada AC split agar kesalahannya dapat terdeteksi.

AC tidak menyala di bagian dalam ruangan

Saat cuaca sedang sangat terik, hal terakhir yang Anda inginkan adalah AC yang tidak mau menyala. Mengapa bisa? Beberapa hal ini mungkin menjadi penyebabnya:

  • Filter kotor
  • Thermostat tidak berfungsi sebagai mana mestinya
  • Masalah pada circuit breaker
  • Penyumbatan pada pembuangan sisa kondensasi
  • Jumlah freon yang kurang
  • Penumpukan bunga es
  • Motor AC cacat
  • Kompresor rusak

Pertimbangkan untuk mengganti baterai thermostat. Kalau masalahnya ada pada circuit breaker, maka periksa lah panel listrik di rumah Anda. Cari breaker yang “tidak pada tempatnya” kemudian matikan dan nyalakan kembali. Kalau breaker terselip lagi setelah beberapa menit, segera hubungi tukang listrik untuk pertolongan. Jangan asal melakukan reset karena boleh jadi ada kendala pada sirkuit yang membutuhkan tenaga profesional.

Gejala lainnya adalah kipas AC yang tidak berputar ketika dinyalakan. Cari tahu masalah pada evaporator coil dan bagian freon. Jika ditemukan ada bunga es pada satu atau dua bagian tersebut, biarkan esnya mencair terlebih dulu. Selanjutnya, periksa kembali apakah kipas AC dapat menyala. Jika tidak ada perubahan, bisa jadi coil telah membeku. Pada tahap ini, teknisi harus mengatasinya sebab mungkin ada bagian yang perlu diganti seperti baling-baling, sabuk kipas, atau bahkan motornya.

Jika penyebabnya ada pada filter maupun saluran pembuangan, Anda dapat membersihkannya secara mandiri. Sisanya yang merupakan kendala dalam mesin AC, harus ditangani oleh tenaga profesional.

AC tidak menyala di bagian luar ruangan

Inspeksi mesin AC di bagian luar bila AC tidak mendinginkan ruangan secara sempurna. Kalau kipas tidak mau menyala pada unit luarnya, periksa sirkuit listrik. Jika bukan itu sumber masalahnya, maka dua faktor ini bisa menjadi penyebabnya:

  • Kapasitor awal tidak berfungsi: Ketika kompresor masih bisa berfungsi, maka masalahnya ada di kipas motor atau kapasitor awal yang tidak menyala. Dorong kipasnya dengan sebatang kayu. Jangan dengan tangan langsung sebab dikhawatirkan jika menyala tiba-tiba, akan melukai tangan Anda. Masih belum berputar juga? Panggil tukang AC dan segera matikan unit AC. Tunggu hingga mereka datang dan memberikan penjelasan tentang hal ini. Tentu Anda tidak ingin memperparah kondisi AC, bukan?
  • Kipas motornya tersangkut: Umum terjadi diakibatkan kotoran atau karat. Kalau kipas ini butuh perbaikan ekstra, Anda mungkin perlu memperbaikinya atau menggantinya dengan yang baru.

AC tidak bisa dimatikan

AC malah sulit dimatikan? Kendala ini dapat disebabkan oleh usia AC yang sudah tua maupun kesalahan pemasangan yang membuat AC bekerja lebih keras. Kipas akan dituntut untuk berputar selama mungkin sehingga menjadi sulit dimatikan. Tak hanya itu, kesalahan ini mampu terjadi karena adanya kipas relay yang tersangkut, thermostat yang kurang berfungsi baik, atau adanya arus pendek di thermostat.

Thermostat rusak

Kerusakan thermostat menyebabkan AC tidak bisa dinyalakan atau dimatikan secara normal. Apabila sudah mengatur thermostat pada suhu tertentu dan sistem tidak merespon, serahkan hal ini pada teknisi agar dibantu kalibrasi atau menggantinya dengan yang baru.

Model thermostat lama yang model diputar bisa menyebabkan thermostat bermasalah, sedangkan thermostat yang terprogram bisa jadi sulit dioperasikan. Untuk mengetahui penyebab masalah pada thermostat, Anda perlu menggunakan petunjuk manual demi meastikan Anda telah mengaturnya secara tepat.

Trik mencegah AC bermasalah

Pemilik AC disarankan untuk melakukan tindakan pencegahan masalah AC sejak awal AC terpasang. Jika ada masalah yang muncul, Anda tidak kaget dan tahu apa yang harus diperbuat. Trik ini dapat dipraktikkan mulai hari ini:

  • Membersihkan unit AC bagian luar dan sekitarnya
  • Mencuci atau mengganti filter yang kotor
  • Memeriksa salurannya jika ada yang sobek atau lubang dan segera perbaiki
  • Memasang thermostat yang terprogram agar lebih hemat energi dan mendapatkan akurasi suhu lebih baik. Pastikan untuk menggunakannya dengan benar.

Untuk memudahkan sistem AC dalam bekerja, lakukan hal-hal tersebut secara rutin. Jika Anda telah mencoba segala hal seperti pada penjelasan artikel ini tapi masih menemui masalah pada AC, Anda membutuhkan jasa servis AC untuk mengecek serta memperbaiki unit AC Anda.

Share This Article!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

HAPPY LIVING will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.