Daya listrik mati secara tiba-tiba saat AC dinyalakan adalah masalah yang lebih sering terjadi daripada yang disadari. Masalah ini umumnya dipicu oleh beberapa komponen yang sudah tidak dalam kondisi normal, dan biasanya terjadi pada AC yang masa pemakaiannya sudah cukup lama. Meski terasa meresahkan, kondisi ini sebenarnya bisa diidentifikasi penyebabnya sebelum memanggil teknisi.
Simak 5 hal yang perlu dicek berikut ini agar Anda bisa mengetahui sumber masalahnya lebih awal.
5 Hal yang Perlu Dicek Apabila Daya Listrik Mati Saat AC Dinyalakan
Cek kapasitas daya listrik rumah
Ini adalah penyebab paling umum yang sering diabaikan. Sebagai gambaran, AC 1 PK membutuhkan daya sekitar 600–800 watt. Jika listrik rumah hanya 900 watt dan Anda menyalakan perangkat lain secara bersamaan, kapasitas listrik akan terlampaui dan MCB akan turun otomatis.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan:
- Hitung total daya semua perangkat yang menyala secara bersamaan, lalu bandingkan dengan kapasitas listrik rumah.
- Gunakan alat-alat listrik secara bergantian, jangan nyalakan berbagai perangkat berdaya besar secara bersamaan.
- Jika daya tidak mencukupi, pertimbangkan untuk mengajukan penambahan daya ke PLN.
MCB (Miniature Circuit Breaker) tidak sesuai atau rusak
Ada tiga tipe MCB umum yang perlu diketahui: tipe B untuk beban ringan, tipe C untuk beban menengah, dan tipe D untuk beban berat. Penggunaan MCB yang tidak sesuai tipe beban akan membuat listrik sering jepret meski pemakaian masih tergolong wajar.
Selain tipe, kondisi fisik MCB juga perlu diperiksa. Periksa apakah MCB terasa panas tidak seperti biasanya, apakah terdapat bagian yang gosong bekas percikan api, atau apakah MCB langsung turun kembali sesaat setelah dinyalakan. Jika ya, MCB kemungkinan besar perlu diganti.
Kompresor atau komponen AC lainnya bermasalah
Ketika AC dinyalakan, kompresor membutuhkan daya listrik yang cukup besar untuk mengoperasikan sistem pendinginan AC. Disaat ada masalah pada kompresor seperti macet, overheat, atau bahkan rusak, ini akan menarik arus listrik terlalu banyak, sehingga menjadi penyebab arus atau daya listrik di rumah terputus.
Selain kompresor, komponen lainnya yang membuat daya listrik mati saat menyalakan AC adalah kabelnya. Setelah digunakan bertahun-tahun lamanya, kabel AC bisa kendor atau isolasinya aus. Ini menjadi pemicu korsleting dan memutuskan arus listrik.
Sebagai solusinya, coba lakukan beberapa hal ini:
- Lakukan servis rutin dengan teknisi profesional guna memastikan kompresor berada dalam kondisi yang baik.
- Jika kompresor bermasalah, maka segera hubungi teknisi AC untuk dilakukan pengecekan dan perbaikan.
Kapasitor AC lemah atau rusak
Kapasitor merupakan komponen penting yang bisa membantu kompresor AC menyala dengan baik. Apabila kapasitor lemah atau bahkan rusak, AC akan menarik daya yang lebih besar daripada biasanya, sehingga berakibat pada pemadaman listrik.
Apabila kondisi ini terjadi pada unit AC Anda, coba lakukan beberapa hal berikut:
- Periksa kondisi kapasitor secara berkala ketika servis AC dengan teknisi profesional.
- Apabila memang kapasitor rusak, segera ganti dengan yang baru agar AC berfungsi normal tanpa mengganggu sistem kelistrikan di rumah.
Ada masalah pada instalasi listrik
Kabel yang terkelupas, terminal yang longgar, atau sakelar yang tidak terpasang dengan baik dapat menyebabkan aliran listrik tidak stabil dan memicu MCB turun. Kondisi seperti ini bahkan bisa menimbulkan korsleting jika dibiarkan dalam waktu lama.
Tanda-tanda yang perlu diwaspadai antara lain kabel listrik yang sudah tua atau terlihat aus, sambungan yang terasa longgar, serta bau gosong dari panel listrik. Jika ditemukan indikasi ini, segera hubungi teknisi listrik untuk pengecekan menyeluruh.
Apa yang Harus Dilakukan Saat Daya Listrik Mati?

Langkah pertama adalah memeriksa panel listrik utama atau distribution box (DB) yang umumnya berada di dekat pintu masuk atau lemari listrik. Di sana terdapat dua jenis pemutus arus yang perlu dipahami:
-
MCB (Miniature Circuit Breaker) memutus aliran listrik saat terjadi kelebihan beban di suatu area. Jika hanya satu MCB yang turun, kurangi beban listrik terlebih dahulu sebelum menyalakannya kembali.
-
RCCB (Residual Current Circuit Breaker) memutus aliran saat terdeteksi kebocoran arus atau potensi sengatan listrik. Jika RCCB yang turun, ini pertanda ada masalah serius pada instalasi, seperti kabel rusak atau komponen yang mengalami gangguan dan ini tidak boleh diabaikan.
Jika kelima poin di atas sudah dicek namun masalah tetap berulang, jangan tunda penanganannya. Percayakan pada jasa teknisi profesional Sejasa. Tersedia layanan service AC dan jasa kelistrikan dalam satu platform.
Bergaransi hingga 60 hari*, harga transparan, dan bisa dipesan di hari yang sama. Kunjungi sejasa.com atau unduh Aplikasi Sejasa di Play Store dan Apple Store.








