Penyebab tembok lembab perlu Anda kenali sejak dini karena masalah ini dapat membuat cat mengelupas dan memicu pertumbuhan jamur di dinding. Selain merusak tampilan interior, spora jamur yang tumbuh pada tembok juga berisiko mengganggu kesehatan pernapasan seluruh anggota keluarga.
Banyak pemilik rumah langsung mengecat ulang dinding yang rusak tanpa menelusuri sumber rembesan air yang sebenarnya terlebih dahulu. Akibatnya, cat baru kembali menggelembung dan mengelupas dalam hitungan minggu sehingga biaya perbaikan pun terbuang sia-sia.
Daftar Isi
5 Penyebab Tembok Lembab dan Berjamur yang Sering Terjadi
Kelembapan pada dinding dapat berasal dari luar maupun dalam bangunan, sehingga setiap sumber memerlukan cara penanganan yang berbeda. Berikut beberapa penyebab yang paling sering ditemukan pada rumah tinggal di Indonesia yang beriklim tropis dengan curah hujan tinggi.
Rembesan Air Hujan dari Dinding Luar
Dinding eksterior yang tidak dilapisi cat waterproofing sangat mudah menyerap air hujan melalui pori-pori plester maupun retakan rambut. Air yang terus meresap perlahan akan menembus hingga sisi dalam dinding dan menimbulkan noda lembab pada ruangan.
Kebocoran Pipa di Dalam Dinding
Kebocoran halus pada pipa air bersih atau pipa pembuangan yang tertanam di dalam dinding sering kali tidak terdeteksi dalam waktu lama. Rembesan yang berlangsung terus-menerus akan merusak lapisan acian hingga membuat cat menggelembung, basah, dan akhirnya mengelupas.
Kelembapan Naik dari Tanah (Rising Damp)
Rising damp terjadi ketika air tanah merambat naik ke dinding akibat lapisan kedap air di atas sloof yang rusak atau tidak dibuat dengan baik. Kondisi ini umumnya ditandai dengan noda lembab, cat mengelupas, dan bercak jamur pada dinding bagian bawah hingga ketinggian sekitar satu meter.
Atap atau Talang yang Bocor

Genteng yang retak dan bocor, talang tersumbat, atau sambungan atap yang tidak rapat dapat mengalirkan air hujan ke bagian atas dinding. Tanda yang paling mudah dikenali adalah noda kecokelatan di dekat plafon yang semakin melebar setiap kali musim hujan tiba.
Sirkulasi Udara yang Buruk
Ruangan tertutup seperti kamar mandi dan dapur tanpa ventilasi memadai membuat uap air mengembun dan menempel pada permukaan dinding. Kelembapan yang terperangkap inilah yang menjadi tempat ideal bagi jamur hitam untuk tumbuh dan menyebar dengan cepat.
3 Cara Memperbaiki Tembok Lembab dan Mengelupas
Setelah sumber masalah diketahui, perbaikan dinding perlu dilakukan secara berurutan agar hasilnya awet dan tidak cepat rusak kembali. Berikut tahapan perbaikan yang dapat Anda terapkan, baik dikerjakan sendiri maupun dengan bantuan tukang bangunan profesional.
Hentikan Sumber Rembesan Air
Langkah pertama yang wajib Anda lakukan adalah memperbaiki sumber air, baik dari retakan dinding luar, pipa bocor, maupun atap. Tanpa mengatasi penyebab tembok lembab terlebih dahulu, cat baru yang Anda aplikasikan akan kembali rusak dalam waktu singkat.
Kerok Lapisan Cat Lama Hingga Bersih
Kerok seluruh cat yang mengelupas dan berjamur menggunakan kape atau scraper hingga lapisan acian dinding terlihat bersih. Setelah itu, bersihkan sisa jamur dengan cairan antijamur dan biarkan dinding benar-benar kering sebelum masuk ke tahap berikutnya.
Aplikasikan Lapisan Waterproofing

Oleskan cairan pelapis waterproofing secara merata pada permukaan dinding yang sudah bersih dan kering untuk mencegah rembesan kembali. Ikuti petunjuk waktu pengeringan pada kemasan produk, umumnya sekitar 24 jam, sebelum Anda melanjutkan proses pengecatan ulang.
Panduan Singkat Mengatasi Penyebab Tembok Lembab
Agar lebih mudah, Anda dapat mencocokkan kondisi dinding di rumah dengan kemungkinan penyebab serta langkah penanganan yang sesuai. Tabel berikut merangkum tanda-tanda kerusakan yang paling umum beserta solusi yang dapat Anda terapkan secara bertahap.
| Kondisi Dinding | Kemungkinan Penyebab | Langkah Penanganan |
|---|---|---|
| Cat mengelupas di bagian bawah | Rising damp | Perbaiki lapisan kedap air di atas sloof atau lakukan injeksi cairan antirembes |
| Noda lembab di dekat plafon | Atap atau talang bocor | Perbaiki genteng dan bersihkan talang |
| Cat menggelembung dan basah | Pipa bocor di dalam dinding | Perbaiki pipa, lalu lapisi dinding dengan waterproofing |
| Tembok berjamur hitam | Sirkulasi udara buruk | Bersihkan dengan cairan antijamur dan tambah ventilasi |
| Noda lembab di dinding luar | Rembesan air hujan | Tutup retakan dan lapisi dengan cat waterproofing eksterior |
Perbaikan dinding lembab membutuhkan ketelitian dalam melacak sumber kebocoran serta pemahaman tentang pemilihan material yang tepat. Pengerjaan tanpa mengatasi sumber kelembapan hanya akan membuat masalah yang sama terulang dan menambah pengeluaran Anda.
Sejasa menyediakan layanan jasa tukang bangunan berpengalaman yang siap membantu menelusuri penyebab tembok lembab sekaligus memperbaikinya hingga tuntas. Pesan layanannya sekarang melalui aplikasi Sejasa atau website sejasa.com agar dinding rumah Anda kembali kering, bersih, dan sedap dipandang.







