mengecat tembok

4 Masalah yang Akan Anda Hadapi Saat Mengecat Tembok

Mengecat tembok rumah adalah perkara yang terlihat sederhana, namun juga rumit. Seringkali, Anda tidak ingin mengeluarkan biaya lebih untuk membayar jasa pengecatan dan berakhir melakukannya sendiri. Sebelum Anda memutuskan untuk mengecatnya sendiri, yuk caritahu apa saja masalah yang seringkali terjadi selama proses mengecat tembok rumah Anda!

1. Brushmark

Istilah sederhana dari brushmark adalah garis-garis bekas goresan kuas. Masalah sederhana ini memang sering muncul ketika Anda mengecat sendiri. Biasanya, penyebab utama dari masalah brushmark adalah kesalahan dari teknik pengecatan yang Anda lakukan, seperti: ketebalan yang tidak merata, kesalahan dalam mengatur kekentalan cat, dan penggunaan kuas yang kotor dan menggumpal.

Cara pencegahan:

  • Lapisi cat tembok Anda dengan merata
  • Jangan melakukan pelapisan ulang pada lapisan cat yang belum kering
  • Pilih kuas yang bersih dan bermutu

2. Floating

Istilah ini sering digunakan ketika warna cat yang dioleskan tidak merata dengan maksimal. Penyebab utama floating adalah pengadukan cat yang tidak sempurna, sehingga warna dasar cat tersebut kurang menyatu.

Cara pencegahan: Sebelum digunakan, aduk cat dengan benar hingga menjadi terjadi konsistensi warna.

3. Blistering

Teknik pengecatan yang tidak tepat akan berujung pada hasil yang buruk, salah satunya penggelembungan atau blistering. Tembok yang menggelembung diakibatkan oleh air atau lapisan basah yang tertahan di bawah lapisan cat utama. Pengecatan pada permukaan yang basah tersebut akan mengakibatkan berkurangnya daya lekat lapisan cat, sehingga memungkinkan terjadinya gelembung-gelembung yang lebih besar.

Cara pencegahan:

  • Pastikan permukaan tembok yang basah karena dicuci atau terkena air hujan telah kering sempurna sebelum Anda melapisinya dengan cat
  • Pelapisan cat yang dilakukan secara berulang sebaiknya dilakukan dengan jarak waktu yang lama. Agar proses pengeringan lebih sempurna, lapisi tembok setipis mungkin pada setiap lapisan yang Anda cat
  • Pastikan Anda mengecat tembok pada cuaca dan suhu ruangan yang kering. Jangan sampai Anda mengecatnya saat hujan atau saat udara lembab

4. Flaking

Masalah umum yang sering muncul di sebagian besar tembok rumah adalah flaking atau pengelupasan. Hal ini umumnya disebabkan oleh lapisan dasar sebelum Anda melakukan pengecatan. Bila permukaan cat lama bermutu rendah, daya lekat cat Anda menjadi tidak kuat dan akhirnya terjadi flaking. Cat yang mengelupas juga bisa disebabkan oleh pemilihan plamir yang berkualitas rendah, sehingga membuat plamir tersebut mudah terangkat ketika Anda melapisinya dengan cat.

Cara pencegahan:

  • Pastikan tingkat kekeringan dan bersihkan tembok sebelum Anda mengecatnya
  • Kerok lapisan cat lama sampai bersih
  • Gunakan plamir berkualitas tinggi untuk memberikan daya rekat yang kuat

Masih banyak masalah yang bisa Anda temukan ketika mengecat tembok rumah. Namun setidaknya, dengan keempat masalah tersebut Anda bisa menjadikannya panduan sebelum memutuskan mengecatnya sendiri. Di samping itu, Anda harus merencanakan setiap kebutuhan yang akan digunakan, termasuk mencaritahu daftar harga cat terbaru yang ada di pasaran. Daftar harga tersebut akan membantu Anda merencanakan estimasi biaya, termasuk dalam memilih cat mana yang digunakan sesuai dengan kebutuhan.

Apakah Anda pernah mengecat tembok sendiri? Apa masalah Anda? Yuk, ceritakan di kolom komentar!

Butuh Jasa Pengecatan Terpercaya?

mengecat tembok

Dapatkan jasa pengecatan untuk mengerjakan proyek rumah Anda di Sejasa.com. Bandingkan harga, baca review, dan lihat profil usaha penyedia jasa.

Kirim permintaan jasa pengecatan dinding rumah Anda sekarang! >>

1 thought on “4 Masalah yang Akan Anda Hadapi Saat Mengecat Tembok”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *