

D'SignQu Kontraktor
24 August 2017
Arsitektur Maroko seolah mampu menceritakan sejarah panjang percampuran berbagai budaya di belahan benua Afrika. Pengaruh budaya Moor, Arab, dan Berber bisa menghasilkan konsep arsitektur serta seni dekorasi bangunan yang khas.
Bentuk asli bangunan Maroko adalah, dindingnya selalu terbuat dari tanah yang dicetak dan dijemur di bawah matahari hingga kering. Setelah kering, nanti dinding tersebut akan mengeluarkan warna cokelat, abu-abu, hijau, oranye, putih, biru, dan sedikit merah. Semua pewarnaannya dibuat secara alami dari pohon dan batu yang ada di alam Maroko. Karena itu, gaya arsitektur Maroko sering terlihat polos di bagian eksterior, tapi ketika masuk ke bagian dalam, terasa penuh dengan permainan geometris serta motif bunga dan tumbuh-tumbuhan.
Soal warna, salah satu warna favorit yang selalu digunakan adalah terakota. Warna ini acap kali memberikan kesan hangat dan bisa menciptakan suasana yang benar-benar menggoda. Biasanya lebih pas diterapkan di bagian ruang tamu. Terkadang material marmer juga kerap terlihat digunakan untuk menghiasi bagian dindingnya. Marmer memang mampu memberikan kesan mewah dalam interior bergaya Maroko.
Ingin mendapatkan perkiraan harga dari Mitra Sejasa? Pilih salah satu layanan dibawah ini.
Pesan Sekarang