{"id":8903,"date":"2018-10-15T17:54:46","date_gmt":"2018-10-15T10:54:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/?p=8903"},"modified":"2019-03-22T13:39:34","modified_gmt":"2019-03-22T06:39:34","slug":"cara-mengatasi-noda-plafon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/","title":{"rendered":"Atasi Noda di Plafon Rumah dengan Hal Ini!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian langit-langit rumah atau plafon adalah salah satu bagian yang sebenarnya sering menarik perhatian mata. Beberapa pemilik rumah bahkan sengaja mendekorasi bagian plafon rumahnya dengan warna cat yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">radiant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dengan aksen lampu atau bahkan dengan ornamen-ornamen seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">chandelier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pendant light<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Akan tetapi, plafon juga merupakan salah satu bagian rumah yang rawan noda, baik noda karena air ataupun kotoran lainnya. Noda pada plafon dapat merusak suasana ruangan dan bahkan mengurangi nilai properti. Maka dari itu, tidak baik bukan membiarkan plafon rumah Anda bernoda? <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata, tidak terlalu sulit pula untuk mengatasi noda-noda yang ada di plafon rumah! Anda bisa mengerjakannya sendiri dengan bantuan benda-benda yang ada di sekitar Anda. Yuk, simak tips-tips untuk mengatasi noda plafon!<\/span><\/p>\n<h2>Ketahui Terlebih Dahulu Jenis Plafon Rumah<\/h2>\n<figure id=\"attachment_8904\" aria-describedby=\"caption-attachment-8904\" style=\"width: 744px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-8904\" src=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-1-300x181.jpg\" alt=\"\" width=\"744\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-1-300x181.jpg 300w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-1-497x300.jpg 497w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-1.jpg 570w\" sizes=\"auto, (max-width: 744px) 100vw, 744px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8904\" class=\"wp-caption-text\">(sumber: giftkandikid.blogspot.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum Anda menentukan apa yang harus Anda lakukan, ketahui terlebih dahulu jenis plafon rumah yang ada di rumah. Apakah itu plafon gipsum? Plafon bertekstur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">popcorn<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Atau plafon kayu? Jenis plafon yang berbeda membutuhkan perawatan dari noda yang berbeda. Contohnya, pada plafon kayu dengan noda air, Anda harus memeriksa apakah kayu yang digunakan sudah lapuk, dilanjutkan dengan pengampelasan bagian kayu dengan noda air, lalu mengoleskan pelindung pada kayu. Sementara pada plafon dengan bahan gipsum, Anda bisa langsung memotong bagian yang bernoda dan menggantinya dengan potongan yang baru.<\/span><\/p>\n<h2>Temukan Sumber Kelembaban Noda Air<\/h2>\n<figure id=\"attachment_8905\" aria-describedby=\"caption-attachment-8905\" style=\"width: 747px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-8905\" src=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-2-300x146.jpg\" alt=\"\" width=\"747\" height=\"363\" srcset=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-2-300x146.jpg 300w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-2-576x281.jpg 576w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-2-768x374.jpg 768w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-2.jpg 770w\" sizes=\"auto, (max-width: 747px) 100vw, 747px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8905\" class=\"wp-caption-text\">(sumber: shundaplafon.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penting bagi Anda untuk menemukan sumber kelembaban pada plafon Anda. Plafon yang lembab cenderung menimbulkan noda air yang sangat mengganggu dan terlihat kotor. Sumber kelembaban ini bisa disebabkan oleh kebocoran terbuka pada pipa atau instalasi di lantai atas plafon atau karena disebabkan oleh jamur. Jika Anda tidak bisa melihat dengan jelas, sebaiknya minta bantuan dari ahlinya, sebelum noda di plafon Anda menyebar!<\/span><\/p>\n<h2>Gunakan Alat Pembersih<\/h2>\n<figure id=\"attachment_8906\" aria-describedby=\"caption-attachment-8906\" style=\"width: 753px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-8906\" src=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-3-300x135.jpg\" alt=\"\" width=\"753\" height=\"339\" srcset=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-3-300x135.jpg 300w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-3-576x260.jpg 576w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-3.jpg 585w\" sizes=\"auto, (max-width: 753px) 100vw, 753px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8906\" class=\"wp-caption-text\">(sumber: 123rf.com | harryhelmet.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kotoran atau noda pada plafon bisa bervariasi dari noda air hingga kotoran ringan seperti debu ataupun sarang laba-laba. Anda bisa memulai pekerjaan mengatasi noda plafon dari pekerjaan yang ringan. Untuk melakukannya, Anda bisa menggunakan beberapa alat pembersih, seperti lap dan gagang sapu untuk plafon yang terlalu tinggi. Anda hanya perlu menyambungkan kain lap pada gagang sapu dan diikat kencang dengan karet atau tali rafia. Setelah itu Anda hanya cukup menggosokkan lap yang dibasahi dengan sabut pada bagian plafon yang terlihat kotor. Sederhana kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk kasus yang lebih rumit seperti noda air atau noda akibat jamur, Anda bisa menggunakan alat pembersih seperti amplas dan juga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kape scrap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk membersihkannya. Namun berhati-hatilah untuk tidak menggosoknya terlalu keras! Hal ini dapat menyebabkan lapisan plafon menjadi tergores dan rusak pada permukaannya. <\/span><\/p>\n<h2>Lapisi Plafon dengan Primer<\/h2>\n<figure id=\"attachment_8907\" aria-describedby=\"caption-attachment-8907\" style=\"width: 758px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-8907\" src=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-4-300x180.jpg\" alt=\"\" width=\"758\" height=\"454\" srcset=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-4-300x180.jpg 300w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-4.jpg 470w\" sizes=\"auto, (max-width: 758px) 100vw, 758px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8907\" class=\"wp-caption-text\">(sumber: bunningswarehouse.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah Anda membersihkan kotoran dan noda seperti cara yang sudah disarankan tadi, Anda dapat melapisi plafon dengan cat primer. Bagian yang bernoda tentu saja meninggalkan bekas, dan jika langsung dilapisi dengan cat biasa, akan terlihat warna yang tidak rata pada plafon Anda. Cat primer ini juga berguna untuk mencegah kandungan alkali masuk langsung ke dalam lapisan cat. <\/span><\/p>\n<h2>Mengecat Ulang Plafon<\/h2>\n<figure id=\"attachment_8908\" aria-describedby=\"caption-attachment-8908\" style=\"width: 757px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-8908\" src=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-5-300x206.jpg\" alt=\"\" width=\"757\" height=\"520\" srcset=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-5-300x206.jpg 300w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-5-438x300.jpg 438w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-5.jpg 706w\" sizes=\"auto, (max-width: 757px) 100vw, 757px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8908\" class=\"wp-caption-text\">(sumber: thehomedepot.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah langkah terakhir yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan noda kotoran pada langit-langit rumah Anda! Lakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">repainting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada plafon rumah Anda untuk menyamarkan noda. Hal ini juga bisa menjadi agenda bagi Anda untuk mengganti warna cat yang mungkin sudah terlihat membosankan! Pilihlah warna yang sesuai dengan konsep ruangan Anda dan sesuai dengan palet warnanya. Agar cat plafon tahan lama, pilih merek cat berkualitas seperti <a href=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/keunggulan-taka-paints\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Taka Paints<\/a>!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membersihkan noda pada plafon adalah hal sederhana untuk dilakukan, selama proses identifikasi nodanya tidak ditunda-tunda. Semakin lama noda mengotori plafon rumah Anda, semakin sulit untuk membersihkannya. Jika Anda memiliki waktu luang, biasakan untuk mengecek bagian-bagian rumah Anda untuk alasan kebersihan. Semoga artikel ini bermanfaat!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/pages.sejasa.com\/taka-paints\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-9653 size-full\" src=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/banner-blog-taka.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"350\" srcset=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/banner-blog-taka.jpg 700w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/banner-blog-taka-576x288.jpg 576w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/banner-blog-taka-300x150.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/a><\/p>\n<div id=\"sejas-2288007593\" class=\"sejas-after-content-desktop sejas-entity-placement\" style=\"margin-top: 10px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/download-aplisai-sejasa-banner-web.jpg\" alt=\"\"  srcset=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/download-aplisai-sejasa-banner-web.jpg 728w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/download-aplisai-sejasa-banner-web-300x37.jpg 300w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/download-aplisai-sejasa-banner-web-576x71.jpg 576w\" sizes=\"(max-width: 728px) 100vw, 728px\" width=\"728\" height=\"90\"  style=\"display: inline-block;\" \/><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagian langit-langit rumah atau plafon adalah salah satu bagian yang sebenarnya sering menarik perhatian mata. Beberapa pemilik rumah bahkan sengaja mendekorasi bagian plafon rumahnya dengan warna cat yang radiant, dengan aksen lampu atau bahkan dengan ornamen-ornamen seperti chandelier atau pendant light. Akan tetapi, plafon juga merupakan salah satu bagian rumah yang rawan noda, baik noda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":9831,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[437,14],"tags":[],"class_list":["post-8903","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-plafon","category-updates"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Atasi Noda di Plafon Rumah dengan Hal Ini! - Sejasa.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Atasi Noda di Plafon Rumah dengan Hal Ini! - Sejasa.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagian langit-langit rumah atau plafon adalah salah satu bagian yang sebenarnya sering menarik perhatian mata. Beberapa pemilik rumah bahkan sengaja mendekorasi bagian plafon rumahnya dengan warna cat yang radiant, dengan aksen lampu atau bahkan dengan ornamen-ornamen seperti chandelier atau pendant light. Akan tetapi, plafon juga merupakan salah satu bagian rumah yang rawan noda, baik noda [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sejasa HAPPY LIVING\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/sejasaID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-10-15T10:54:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-03-22T06:39:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-kotor.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"628\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Sasa dari Sejasa.com\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sejasadotcom\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sejasadotcom\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Sasa dari Sejasa.com\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/\"},\"author\":{\"name\":\"Sasa dari Sejasa.com\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/bbdc29e235bc5f5049c3152012b75bba\"},\"headline\":\"Atasi Noda di Plafon Rumah dengan Hal Ini!\",\"datePublished\":\"2018-10-15T10:54:46+00:00\",\"dateModified\":\"2019-03-22T06:39:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/\"},\"wordCount\":640,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-kotor.jpg\",\"articleSection\":[\"Plafon\",\"Updates\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/\",\"url\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/\",\"name\":\"Atasi Noda di Plafon Rumah dengan Hal Ini! - Sejasa.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-kotor.jpg\",\"datePublished\":\"2018-10-15T10:54:46+00:00\",\"dateModified\":\"2019-03-22T06:39:34+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-kotor.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-kotor.jpg\",\"width\":1200,\"height\":628},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Atasi Noda di Plafon Rumah dengan Hal Ini!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/\",\"name\":\"HAPPY LIVING\",\"description\":\"Artikel dan informasi terbaru seputar Jasa Rumah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Sejasa.com\",\"url\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Logo_sejasa.com-300.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Logo_sejasa.com-300.jpg\",\"width\":300,\"height\":80,\"caption\":\"Sejasa.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/sejasaID\",\"https:\/\/x.com\/sejasadotcom\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sejasadotcom\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/showcase\/sejasa.com\/\",\"https:\/\/id.pinterest.com\/sejasacom\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/bbdc29e235bc5f5049c3152012b75bba\",\"name\":\"Sasa dari Sejasa.com\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4d4813823713ab443084122c4e33fd58?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4d4813823713ab443084122c4e33fd58?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Sasa dari Sejasa.com\"},\"url\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/author\/sasa\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Atasi Noda di Plafon Rumah dengan Hal Ini! - Sejasa.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Atasi Noda di Plafon Rumah dengan Hal Ini! - Sejasa.com","og_description":"Bagian langit-langit rumah atau plafon adalah salah satu bagian yang sebenarnya sering menarik perhatian mata. Beberapa pemilik rumah bahkan sengaja mendekorasi bagian plafon rumahnya dengan warna cat yang radiant, dengan aksen lampu atau bahkan dengan ornamen-ornamen seperti chandelier atau pendant light. Akan tetapi, plafon juga merupakan salah satu bagian rumah yang rawan noda, baik noda [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/","og_site_name":"Sejasa HAPPY LIVING","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/sejasaID","article_published_time":"2018-10-15T10:54:46+00:00","article_modified_time":"2019-03-22T06:39:34+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":628,"url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-kotor.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Sasa dari Sejasa.com","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sejasadotcom","twitter_site":"@sejasadotcom","twitter_misc":{"Written by":"Sasa dari Sejasa.com","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/"},"author":{"name":"Sasa dari Sejasa.com","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/bbdc29e235bc5f5049c3152012b75bba"},"headline":"Atasi Noda di Plafon Rumah dengan Hal Ini!","datePublished":"2018-10-15T10:54:46+00:00","dateModified":"2019-03-22T06:39:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/"},"wordCount":640,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-kotor.jpg","articleSection":["Plafon","Updates"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/","url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/","name":"Atasi Noda di Plafon Rumah dengan Hal Ini! - Sejasa.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-kotor.jpg","datePublished":"2018-10-15T10:54:46+00:00","dateModified":"2019-03-22T06:39:34+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-kotor.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/plafon-kotor.jpg","width":1200,"height":628},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/cara-mengatasi-noda-plafon\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Atasi Noda di Plafon Rumah dengan Hal Ini!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/","name":"HAPPY LIVING","description":"Artikel dan informasi terbaru seputar Jasa Rumah","publisher":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#organization","name":"Sejasa.com","url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Logo_sejasa.com-300.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Logo_sejasa.com-300.jpg","width":300,"height":80,"caption":"Sejasa.com"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/sejasaID","https:\/\/x.com\/sejasadotcom","https:\/\/www.instagram.com\/sejasadotcom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/showcase\/sejasa.com\/","https:\/\/id.pinterest.com\/sejasacom\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/bbdc29e235bc5f5049c3152012b75bba","name":"Sasa dari Sejasa.com","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4d4813823713ab443084122c4e33fd58?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4d4813823713ab443084122c4e33fd58?s=96&d=mm&r=g","caption":"Sasa dari Sejasa.com"},"url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/author\/sasa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8903","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8903"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8903\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9831"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8903"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8903"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8903"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}