{"id":3491,"date":"2016-03-31T14:04:19","date_gmt":"2016-03-31T07:04:19","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.sejasa.com\/?p=3491"},"modified":"2017-02-28T17:33:14","modified_gmt":"2017-02-28T10:33:14","slug":"kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/","title":{"rendered":"Kontraktor vs Arsitek vs Desainer Interior"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin Anda dan banyak orang lainnya pernah mengalami keraguan atau ketakutan saat berpikir untuk membangun ataupun merenovasi rumah Anda. Oleh karena itu, sangat penting untuk menemukan penyedia jasa yang sesuai untuk bekerjasama dengan Anda. Entah itu seorang desainer interior, kontraktor ataupun arsitek, profesi yang mereka geluti sudah mencakup pengalaman dan pengetahuan yang akan membuat fungsi dan tampilan rumah Anda menjadi lebih baik.<\/span><br \/>\n<!--more--><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun siapa yang harus Anda pilih? Seorang desainer interior yang mengerti tentang fungsi dan estetika ruangan, arsitek yang dapat menyajikan ide Anda ke dalam bentuk rumah yang indah, atau kontraktor yang memiliki wawasan dan pengalaman yang banyak di bidang konstruksi. Jawabannya tentu saja, semua itu tergantung pada apa yang ingin Anda lakukan, bagaimana Anda membuat perencanaan dan ide apa yang sudah Anda punya. <\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Desainer Interior untuk Memaksimalkan Fungsi Ruang<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ingin lebih menampilkan karakter suatu ruangan atau ingin mempercantik tampilan ruang di rumah? Anda bisa menggunakan jasa desainer interior karena pekerjaan desainer interior sendiri memang lebih berfokus pada pengaturan ruangan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu, apa saja yang bisa dikerjakan oleh seorang desainer interior? Ada dua hal utama yang dikerjakan oleh desainer interior, yaitu: perencanaan dan pembuatan layout suatu ruang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;The essence of interior designer will always be about people and how they live&#8221;. Quotes <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tersebut dengan jelas menggambarkan keistimewaan desainer interior. Jika Anda membutuhkan perombakan furnitur, warna dinding ruangan, atau ingin mengatur ulang tata letak dan penempatan mebel, maka menggunakan jasa desainer interior merupakan pilihan yang tepat. Mengapa? Karena seorang desainer interior yang handal akan menghubungkan gaya hidup dan kebiasaan Anda dengan kecocokan fungsi suatu ruangan. Sebagai contoh, apabila Anda dan keluarga lebih menyukai makan di ruang terbuka, seorang desainer interior akan membuatkan desain ruang makan dengan jendela-jendela besar, atau menyatukan ruang makan dengan halaman tanpa pembatas.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ilmu, pengalaman, dan bahkan &#8220;selera&#8221; dari seorang desainer interior akan menjamin suatu ruangan berfungsi dengan baik, sehingga Anda akan merasa nyaman untuk beraktivitas di dalamnya. Apabila Anda memiliki budget lebih dan ingin melakukan perubahan yang signifikan terhadap interior rumah, maka gunakan jasa desainer interior. Menggunakan jasa desainer interior merupakan pilihan yang tepat untuk menyeimbangkan estetika, fungsi, dan ekonomi dari suatu ruangan. Sehingga ruangan tidak hanya berfungsi dengan baik, namun juga memiliki makna yang hasilnya akan terasa di seluruh bagian rumah Anda.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Arsitek untuk Memvisualisasikan Ide Menjadi Desain Bangunan<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana dengan jasa arsitek? Apa yang dapat arsitek lakukan untuk membantu proyek renovasi atau bangun rumah Anda? Terkadang, karena kebutuhan yang mendesak, sering kali Anda terburu-buru untuk menyelesaikan proyek. Kalimat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;yang penting cepat kelar&#8221; <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mungkin pernah Anda utarakan karena ingin proyek rumah cepat selesai, meskipun tanpa menggunakan jasa orang-orang yang ahli di dalamnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peran arsitek sangat krusial dan dibutuhkan dalam membangun rumah baru. Cakupan pekerjaan seorang arsitek mulai dari perencanaan, pembuatan desain fasad (tampak luar atau eksterior rumah), peletakan ruang di dalam rumah, hingga jasa pengawasan. Pada pelaksanaan proyek, sering kali customer meminta jasa arsitek untuk pengawasan di lapangan agar proyek berjalan sesuai dengan desain dan peraturan yang telah dibuat. Jadi, jasa arsitek tidak hanya selesai sampai tahap penggambaran desain saja, mereka pun dapat melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cek dan ricek <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terhadap pekerjaan kontraktor di lapangan jika memang dibutuhkan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu bagaimana jika hanya ingin merenovasi rumah? Apakah memang memerlukan jasa arsitek?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Jawabannya adalah tergantung pada kebutuhan Anda. Jika proyek renovasi rumah Anda tidak mengubah bentuk rumah, seperti merenovasi kamar mandi (perbaikan pada lantai kamar mandi atau dinding), maka Anda tak perlu menggunakan jasa arsitek.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Anda bisa menggunakan jasa arsitek untuk membuat desain baru tampilan luar rumah ataupun ruangan di dalamnya jika Anda kurang puas dengan bentuk rumah Anda sekarang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana jika ingin menambah lantai pada rumah (contoh: rumah 2 lantai menjadi 3 lantai) atau memperluas rumah? Dalam kedua hal tersebut, Anda memang perlu menggunakan jasa arsitek untuk membuatkan rangkaian gambar dan denah. Pembuatan gambar dan denah yang dipertanggungjawabkan oleh arsitek diperlukan untuk mengurus IMB renovasi rumah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, pengurusan IMB sering diabaikan orang saat merenovasi rumahnya. Padahal mengurus IMB renovasi rumah wajib hukumnya menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2010. Tapi ingat, tidak semua renovasi rumah membutuhkan IMB, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. IMB hanya dibutuhkan jika renovasi sampai merombak bentuk rumah. Contohnya: menambah luas rumah baik ke atas ataupun ke samping, dan mengubah tampilan fasad rumah. Pengurusan IMB untuk renovasi rumah membutuhkan fotokopi IMB bangun rumah.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sama halnya dengan desainer interior, arsitek juga menyesuaikan budaya dan gaya hidup penghuni rumah sebelum Ia menggarap desain dan gambar yang diperlukan. Berbicara mengenai interior sebuah ruangan, arsitek pun sebenarnya mengerti dan dapat membuat desain interior, seperti perletakan furnitur, karena seorang arsitek juga pasti mempelajari desain interior. Namun harap dicermati, hasilnya mungkin tidak sedetail jika Anda menggunakan jasa desainer interior.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Dalam keperluan renovasi atau bangun rumah, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu ke arsitek, bukan ke kontraktor ataupun desainer interior. Ibaratnya, arsitek lah yang menjadi &#8220;nahkoda&#8221; proyek rumah Anda. Maka, mulai perencanaan dan desain rumah Anda dengan menggunakan jasa arsitek. Selain itu, Anda juga bisa mengandalkan jasa arsitek untuk penggambaran lebih detail mengenai instalasi listrik ataupun pipa air. Bahkan, mereka dapat menentukan jenis dan letak kedua instalasi tersebut dan menghitung biaya konstruksi sebuah bangunan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Jadi, sebelum Anda memulai proyek renovasi atau bangun rumah, ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk menggunakan jasa arsitek yang berpengalaman agar keinginan Anda selaras dengan rancangan yang dibuat.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kontraktor sebagai Pelaksana Proyek Renovasi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda sudah memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">blueprint <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berupa desain atau gambar rumah dari arsitek ataupun desainer interior, maka langkah selanjutnya adalah menggunakan jasa kontraktor. Namun apa sebenarnya yang dilakukan oleh kontraktor?<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kontraktor sendiri memiliki pengertian orang atau badan usaha yang menerima dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan biaya yang ditetapkan berdasarkan gambar atau desain, peraturan, dan syarat-syarat yang ditetapkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai pelaksana proyek, kontraktor memiliki kerangka kerja yang detail. Sebelum melaksanakan proyek, biasanya pihak kontraktor melakukan pertemuan terlebih dahulu dengan calon customer untuk mengukur lokasi sekaligus melakukan survey awal. Dari sana, disimpulkan bahan yang digunakan dan estimasi biaya. Mayoritas kontraktor biasanya menetapkan biaya setiap pertemuan dengan customer atau biaya survey ke lokasi. Hal ini sebenarnya wajar, mengingat kontraktor adalah sebuah badan usaha yang sudah mendapatkan Sertifikat Badan Usaha dan Izin Usaha Jasa Konstruksi. Sehingga, jika menggunakan jasa kontraktor, tentu jaminan dan garansi yang diberikan oleh pihak mereka akan lebih terpercaya. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lain halnya dengan pemborong (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yang kadang sering disalahartikan sebagai kontraktor<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Kepala pemborong sendiri adalah seorang mandor. Biasanya pemborong hanya memberikan sketsa kasar kepada customer. Pengerjaannya sendiri berdasarkan pengalamannya sebagai tukang. Namun bukan berarti kualitas pekerjaan pemborong selalu lebih buruk dibandingkan dengan kontraktor.<\/span><\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu, Siapa yang Harus Saya Pilih?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Proyek renovasi ataupun bangun rumah sebenarnya adalah perpaduan antara desainer interior, arsitek, dan kontraktor. Ketiganya memiliki fungsi dan tugas masing-masing. Apakah bisa memperkerjakan ketiga jasa tersebut? Jelas bisa. Apakah bisa hanya memilih satu di antara ketiganya? Jawabannya tergantung dari kebutuhan dan budget Anda. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Berikut tips-tips dalam menentukan jasa mana yang Anda pilih:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika Anda mengubah bentuk atau menambah luas rumah, idealnya Anda menggunakan jasa arsitek untuk pengurusan IMB renovasi rumah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika Anda memiliki budget minim, gunakan jasa pemborong, namun pastikan Anda juga mengawasi proyek rumah tersebut<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika Anda tidak memiliki waktu untuk mengawasi proyek: gunakan jasa arsitek untuk mengawasi proses pembangunan oleh kontraktor<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika Anda memfokuskan untuk merenovasi tampilan ruangan: gunakan jasa desainer interior, mereka biasanya sudah bekerjasama dengan kontraktor<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika Anda tidak memiliki gambaran sama sekali akan apa yang Anda perlukan: konsultasikan proyek Anda kepada arsitek karena mereka akan membantu Anda merencanakan proyek rumah Anda. <\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Melaksanakan pekerjaan proyek bangun rumah dan renovasi berskala besar tentu membutuhkan keperluan khusus yang lebih harus diperhatikan seperti pembuatan desain dan rancangan yang detail dari arsitek. Jika Anda melewatkannya, kontraktor juga dapat membuatkannya. Namun hasilnya tidak sesempurna jika menggunakan jasa arsitek. Begitu juga dengan desainer interior, mereka bisa saja melakukan perubahan desain yang berhubungan dengan struktur, namun diperlukan adanya konsultasi dengan pihak yang kompeten dengan struktur, yaitu arsitek atau kontraktor.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kerjasama antara arsitek, desainer interior, dan kontraktor sudah sering terjadi di berbagai proyek pembangunan dan renovasi karena setiap profesi tersebut memiliki keahlian dan keunggulannya masing-masing. Anda bisa saja menggunakan satu atau lebih penyedia jasa, tergantung dari kebutuhan dan budget yang Anda miliki!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"su-box su-box-style-default\" id=\"\" style=\"border-color:#a20031;border-radius:7px;max-width:none\"><div class=\"su-box-title\" style=\"background-color:#D51C64;color:#FFFFFF;border-top-left-radius:5px;border-top-right-radius:5px\">Temukan Rekomendasi Penyedia Jasa Terpercaya di Sejasa.com!<\/div><div class=\"su-box-content su-u-clearfix su-u-trim\" style=\"border-bottom-left-radius:5px;border-bottom-right-radius:5px\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sebagai pemilik rumah, tentu saja \u00a0Anda menginginkan yang terbaik untuk rumah Anda. Tetapi untuk mendapatkan yang terbaik, apa yang harus Anda lakukan? Siapa yang harus Anda hubungi? Di Sejasa.com kami akan menghubungkan Anda dengan penyedia jasa bangun dan renovasi rumah terpercaya dan berkualitas.\u00a0<a href=\"http:\/\/pages.sejasa.com\/bangun-renovasi-rumah\/?utm_source=Blog&amp;utm_medium=FBBlogPost&amp;utm_campaign=KontraktorvsArsitekvsDesainerInterior-22092016-Home Improvement&amp;utm_content=KontraktorvsArsitekvsDesainerInterior-22092016-Home Improvement&amp;utm_term=KontraktorvsArsitekvsDesainerInterior-22092016-Home Improvement\">Buat\u00a0permintaan jasa Anda sekarang!<\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/pages.sejasa.com\/bangun-renovasi-rumah\/?utm_source=Blog&amp;utm_medium=FBBlogPost&amp;utm_campaign=KontraktorvsArsitekvsDesainerInterior-22092016-Home Improvement&amp;utm_content=KontraktorvsArsitekvsDesainerInterior-22092016-Home Improvement&amp;utm_term=KontraktorvsArsitekvsDesainerInterior-22092016-Home Improvement\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3840 size-full\" src=\"http:\/\/blog.sejasa.com\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-01-2.png\" width=\"1200\" height=\"628\" srcset=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-01-2.png 1200w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-01-2-573x300.png 573w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-01-2-300x157.png 300w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-01-2-768x402.png 768w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-01-2-1024x536.png 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Selain renovasi rumah, Sejasa.com juga memiliki kategori jasa lainnya seperti\u00a0service AC, instalasi kanopi, jasa catering, dan banyak lagi!<\/div><\/div><\/span><\/p>\n<div id=\"sejas-3280333090\" class=\"sejas-after-content-desktop sejas-entity-placement\" style=\"margin-top: 10px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/download-aplisai-sejasa-banner-web.jpg\" alt=\"\"  srcset=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/download-aplisai-sejasa-banner-web.jpg 728w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/download-aplisai-sejasa-banner-web-300x37.jpg 300w, https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/download-aplisai-sejasa-banner-web-576x71.jpg 576w\" sizes=\"(max-width: 728px) 100vw, 728px\" width=\"728\" height=\"90\"  style=\"display: inline-block;\" \/><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mungkin Anda dan banyak orang lainnya pernah mengalami keraguan atau ketakutan saat berpikir untuk membangun ataupun merenovasi rumah Anda. Oleh karena itu, sangat penting untuk menemukan penyedia jasa yang sesuai untuk bekerjasama dengan Anda. Entah itu seorang desainer interior, kontraktor ataupun arsitek, profesi yang mereka geluti sudah mencakup pengalaman dan pengetahuan yang akan membuat fungsi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":3839,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[347],"tags":[458,231,410,249],"class_list":["post-3491","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renovasi-rumah","tag-arsitek","tag-interior-design","tag-kontraktor","tag-renovasi-rumah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kontraktor vs Arsitek vs Desainer Interior<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Arsitek, Desainer Interior, atau Kontraktor? Siapa penyedia jasa yang Anda pilih untuk merenovasi atau membangun rumah baru?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kontraktor vs Arsitek vs Desainer Interior\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Arsitek, Desainer Interior, atau Kontraktor? Siapa penyedia jasa yang Anda pilih untuk merenovasi atau membangun rumah baru?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sejasa HAPPY LIVING\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/sejasaID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-03-31T07:04:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-02-28T10:33:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-03.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1201\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"629\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Michele Gracia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sejasadotcom\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sejasadotcom\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Michele Gracia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/\"},\"author\":{\"name\":\"Michele Gracia\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/d3389911d4de8de6320c591a2e367144\"},\"headline\":\"Kontraktor vs Arsitek vs Desainer Interior\",\"datePublished\":\"2016-03-31T07:04:19+00:00\",\"dateModified\":\"2017-02-28T10:33:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/\"},\"wordCount\":1401,\"commentCount\":8,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-03.png\",\"keywords\":[\"arsitek\",\"Interior design\",\"Kontraktor\",\"Renovasi Rumah\"],\"articleSection\":[\"Renovasi Rumah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/\",\"url\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/\",\"name\":\"Kontraktor vs Arsitek vs Desainer Interior\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-03.png\",\"datePublished\":\"2016-03-31T07:04:19+00:00\",\"dateModified\":\"2017-02-28T10:33:14+00:00\",\"description\":\"Arsitek, Desainer Interior, atau Kontraktor? Siapa penyedia jasa yang Anda pilih untuk merenovasi atau membangun rumah baru?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-03.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-03.png\",\"width\":1201,\"height\":629},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kontraktor vs Arsitek vs Desainer Interior\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/\",\"name\":\"HAPPY LIVING\",\"description\":\"Artikel dan informasi terbaru seputar Jasa Rumah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Sejasa.com\",\"url\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Logo_sejasa.com-300.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Logo_sejasa.com-300.jpg\",\"width\":300,\"height\":80,\"caption\":\"Sejasa.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/sejasaID\",\"https:\/\/x.com\/sejasadotcom\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sejasadotcom\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/showcase\/sejasa.com\/\",\"https:\/\/id.pinterest.com\/sejasacom\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/d3389911d4de8de6320c591a2e367144\",\"name\":\"Michele Gracia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b2012d6a6e932a44422a18eea118abe9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b2012d6a6e932a44422a18eea118abe9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Michele Gracia\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/www.sejasa.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/author\/gege\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kontraktor vs Arsitek vs Desainer Interior","description":"Arsitek, Desainer Interior, atau Kontraktor? Siapa penyedia jasa yang Anda pilih untuk merenovasi atau membangun rumah baru?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kontraktor vs Arsitek vs Desainer Interior","og_description":"Arsitek, Desainer Interior, atau Kontraktor? Siapa penyedia jasa yang Anda pilih untuk merenovasi atau membangun rumah baru?","og_url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/","og_site_name":"Sejasa HAPPY LIVING","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/sejasaID","article_published_time":"2016-03-31T07:04:19+00:00","article_modified_time":"2017-02-28T10:33:14+00:00","og_image":[{"width":1201,"height":629,"url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-03.png","type":"image\/png"}],"author":"Michele Gracia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sejasadotcom","twitter_site":"@sejasadotcom","twitter_misc":{"Written by":"Michele Gracia","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/"},"author":{"name":"Michele Gracia","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/d3389911d4de8de6320c591a2e367144"},"headline":"Kontraktor vs Arsitek vs Desainer Interior","datePublished":"2016-03-31T07:04:19+00:00","dateModified":"2017-02-28T10:33:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/"},"wordCount":1401,"commentCount":8,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-03.png","keywords":["arsitek","Interior design","Kontraktor","Renovasi Rumah"],"articleSection":["Renovasi Rumah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/","url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/","name":"Kontraktor vs Arsitek vs Desainer Interior","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-03.png","datePublished":"2016-03-31T07:04:19+00:00","dateModified":"2017-02-28T10:33:14+00:00","description":"Arsitek, Desainer Interior, atau Kontraktor? Siapa penyedia jasa yang Anda pilih untuk merenovasi atau membangun rumah baru?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-03.png","contentUrl":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Untitled-6-03.png","width":1201,"height":629},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/kontraktor-vs-arsitek-vs-desainer-interior\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kontraktor vs Arsitek vs Desainer Interior"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/","name":"HAPPY LIVING","description":"Artikel dan informasi terbaru seputar Jasa Rumah","publisher":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#organization","name":"Sejasa.com","url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Logo_sejasa.com-300.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Logo_sejasa.com-300.jpg","width":300,"height":80,"caption":"Sejasa.com"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/sejasaID","https:\/\/x.com\/sejasadotcom","https:\/\/www.instagram.com\/sejasadotcom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/showcase\/sejasa.com\/","https:\/\/id.pinterest.com\/sejasacom\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/d3389911d4de8de6320c591a2e367144","name":"Michele Gracia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b2012d6a6e932a44422a18eea118abe9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b2012d6a6e932a44422a18eea118abe9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Michele Gracia"},"sameAs":["http:\/\/www.sejasa.com"],"url":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/author\/gege\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3491","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3491"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3491\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3839"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3491"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3491"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sejasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3491"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}